DINAS KESEHATAN KABUPATEN BELITUNG

Jl. Jenderal Sudirman Tanjungpandan - Belitung
Kep. Bangka Belitung
Telp : 0719-21042
E-mail : dinkesbelitung@gmail.com

 

Berita Terbaru

SOSIALISASI ASI PADA IBU HAMIL

senin, 17 Oktober 2016

SOSIALISASI ASI PADA IBU HAMIL

Sosialisasi Asi Ekslusif di Kabupaten Belitung merupakan salah satu upaya Dinas Kesehatan di Seksi Promkes, Gizi dan UKBM untuk mengajak masyarakat kembali memberikan Asi Eksklusif kepada bayinya, mengingat capaian Asi Eksklusif di bulan Pebruari 2016 baru mencapai 57,29%. Selain upaya lain yang telah dilakukan seperti pelatihan tenaga konselor baik  melalui dana APBN maupun melalui dana APBD.

Kegiatan Sosialisasi Asi Eksklusif pada ibu hamil ini berlansung 5 hari, yang mana kegiatan di laksanakan di 5 kecamatan dengan peserta berjumlah 250 orang ibu hamil yaitu Kecamatan Tanjungpandan, Sijuk, Badau, Membalong dan Selat Nasik.

                Acara di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung  Bapak dr. Suhandri Sp OG di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Belitung, dalam sambutannya beliau menekankan akan manfaat ASI yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak kita supaya mereka menjadi generasi muda khususnya generasi penerus untuk Kabupaten Belitung yang lebih baik di masa – masa yang akan datang.

Dalam sambutannya beliau menekankan bahwa makanan yang terbaik adalah ASI saja, dan perbaikan gizi sebaiknya dimulai sejak 1000 hari pertama kehidupan yaitu Masa selama 270 hari (9 bulan) dalam kandungan ditambah 730 hari (2 tahun pertama) pasca lahir

Mangapa Pentingnya 1000 HPK        

  •  Kekurangan zat gizi yang terjadi pada 1000 hari kehidupan akan menyebabkan rendahnya ketahanan tubuh anak terhadap penyakit infeksi yang akhirnya akan menyebabkan kematian.
  • Kekurangan zat gizi pada 1000 hari kehidupan akan menyebabkan terlambatnya perkembangan motorik dan kecerdasan.
  •  Pada usia 0- 2 tahun, anak sangat rentan terhadap penyakit infeksi yang sering menyerang anak (diare, campak, ISPA/pnemonia, malaria, dll).
  • Akibat dari kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan tidak dapat diperbaiki setelah anak mencapai usia 2 tahun.Pemberian zat gizi yang cukup pada 1000 hari kehidupan dan praktek asah, asih dan asuh yang benar akan menjadi dasar bagi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas

 

Baca Juga